Senin, 29 September 2014

Hambatan berkomunikasi di lingkungan kerja

Saya melakukan komunikasi setiap harinya, baik antar pribadi ataupun komunikasi kelompok kecil. Baik di Lingkungan keluarga, kampus bahkan di tempat saya bekerja, Namun tetap saja saya mengalami hambatan-hambatan dalam berkomunikasi.

Contohnya di dalam lingkungan Hotel dimana tempat saya bekerja pada Front Office Department sebagai receptionist, yang mana saya setiap harinya selalu bertemu dengan banyak tamu yang pastinya juga memiliki sifat dan watak yang berbeda-beda, dari orang biasa sampai orang yang di anggap penting atau VVIP. Sering menerima pujian dan tak jarang juga mengatasi complaint sudah menjadi hal yang biasa disepanjang jam saya bekerja.
Hal-hal yang menghambat komunikasi baik secara internal maupun external kerapkali terjadi.
* Hambatan Internal didalam Front Office Department ialah miscommunication antar staff, Lupa untuk over handle dan Lama dalam mem-follow-up, ini karena adanya 3 shift dalam satu hari yang pastinya berbeda-beda juga dalam hal penanganan, daya ingat, bahkan kecepatan antar staff.

* Dan beberapa hambatan external yaitu,
- Pemahaman yang belum banyak diketahui oleh semua tamu mengenai standar operasional prosedur (SOP) karena tidak semua tamu pernah menginap dihotel atau tau mengenai SOP itu, hingga menimbulkan berbagai persepsi dan argument saat mereka sudah berada di lingkungan hotel.
- Hambatan lainnya ialah kurang atau bahkan tidak ada respon dari tamu itu sendiri.
- Bekerja dalam situasi yang crowded membuat saya harus cerdas dan cepat dalam bekerja, sehingga sebisa mungkin untuk bekerja dengan tidak membuang waktu, Contohnya, tetap melayani tamu yang ada di depan saya dan ketika ada telpon saya tetap bisa mengangkat telpon layaknya tidak ada tamu yang sedang saya handle, intinya mengerjakan dua pekerjaan dalam satu waktu, dengan demikian memininalkan tamu-tamu untuk complaint.
- Perbedaan bahasa, juga menjadi hambatan dalam operasional, karena tourist yang datang pastinya menggunakan bahasa asing (Inggris), sementara tidak semua staff bisa berbahasa inggris, ini adalah salah satu faktor yang membuat tamu untuk complaint, yang membuat sebuah komunikasi itu menjadi tidak berjalan.
- Selanjutnya, karena Hotel baru, media atau peralatan yang kami gunakan juga belum sepenuhnya menunjang pekerjaan kami untuk bekerja lebih cepat saat ini ( faktor teknis).

Beberapa hambatan yang setiap hari saya rasakan, namun tetap tidak menjadi penghalang atau penghambat yang menghentikan langkah saya (kami) dalam bekerja. Semua bisa diatasi asal ada pengertian dari salah satu pihak. Saling menjaga hak-hak satu sama lain menjadi kunci keberlangsungan antara saya dan tamu.
Saat saya menjadi komunikator, saya harus mnjadi komunikator yang baik, dengan bersikap adil dan jujur. Begitu juga saat saya menjadi seorang komunikan adalah menjadi komunikan yang baik, mendengarkan, memahami serta memberi feedback dan solusi bagi tamu saya, sehinga juga menimbulakn feedback atau respon yang baik, kesan yang baik dan pengaruh yang baik diantaranya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar